Tanya Perizinan Usaha Bidang Investasi Ke BKPM

Anda ingin tanya perizinan usaha dalam bidang investasi ke BKPM? Pasti pihak BKPM akan menjawab semua pertanyaan yang Anda ajukan. Berikut pertanyaannya, dalam beberapa perizinan usaha mensyaratkan kepemilikan saham. Lantas bagaimana caranya agar para investor mendapatkan kemitraan atau partner yang paling sesuai dengan kriteria? Prinsipnya, memilih sebuah kemitraan atau memilih partner lokal memang menjadi kebijakan korporasi penting, dimana hal tersebut sangat bergantung terhadap para investor yang terikat untuk memperoleh kemitraan/partner yang ternilai cocok untuk mereka. Bahkan BKPM tidak akan menjalankan sebuah intervensi terhadap perusahaan yang telah memaksakan para investor berpartner dengan kemitraan lokal. Jika perusahaan memang ingin daftar ke perusahaan lokal dalam jenis usaha tertentu maka harus terdapat beberapa sumber untuk digunakan seperti Direktori UMKM dari BKPM.

Sumber informasi yang lain bisa didapatkan dari Kadin Indonesia seperti HINABI (Himpunan Industri Alat Berat) yang menjadi wadah untuk perusahaan dalam sektor terkait. Nah, jika Anda ingin tanya perizinan usaha lainnya bisa ajukan beberapa pertanyaan secara langsung ke BKPM. Berikut beberapa kumpulan pertanyaan perizinan usaha ke BKPM :

• Faq :
Jika sebuah perusahan beralih status dari perusahaan Penanaman Modal Asing ke perusahaan PMDN, setelah melakukan pengajuan laporan perubahan pengalihan status di BKPM maka perizinan usaha apalagi yang seharusnya wajib di urus ke BKPM dengan adanya perubahan status tersebut?

Answer :
Setelah melakukan pengurusan perizinan tentang status alih perusahaan di kantor pusat BKPM maka perusahaan tersebut bisa mengurus perizinan usaha dan perizinan teknis lainnya ke PTSP provinsi/kota/kabupaten, tetapi tergantung juga dengan bidang usaha sesuai kewenangannya.

• Faq :
Apa yang dimaksud modal ditempatkan, modal dasar serta modal disetor?

Answer :
Modal ditempatkan merupakan seluruh modal atau sebagian modal dasar yang sudah ditentukan kepemilikannya pada Akta Pendirian masing-masing pengelola saham. Dan modal ditempatkan bisa disetor secara penuh ataupun sebagian saja. Sementara modal dasar merupakan jumlah maksimal saham yang diterbitkan oleh perseroan dengan anggaran dasar atas seluruh angka nominal terhadap saham perseroan tersebut. Sedangkan modal disetor merupakan modal ditempatkan dan disetorkan oleh pemegang saham ke perseroan.

Itulah beberapa tanya perizinan usaha ke PTSP BKPM. Bagaimana bila mengenai investasi untuk tambang ataupun migas? Tentunya hal ini juga berkaitan dengan divisi ESDM di Indonesia.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *