Review Asus Vivotab Smart

Setelah menawarkan Fonepad yang berbasis Android dan bekerja sama dengan Google untuk memproduksi Nexus 7, Asus kini kembali menghadirkan gadget pintar. Produk yang ditawarkan kali ini adalah tablet VivoTab Smart yang bersistem operasi Windows 8, berikut ini adalah review Asus Vivotab Smart.

Desain

Berbekal layar 10 inci, tablet Windows 8 keluaran Asus tampil dengan desain yang sama dengan tablet yang telah banyak beredar di pasaran. Bahkan untuk tablet yang dipasarkan dengan harga cukup tinggi ini, desain yang diusung cukup sederhana. Walaupun sebagian besar bahannya dari plastik, sisi belakang Asus VivoTab memiliki lapisan dari bahan sejenis karet yang terasa halus ketika disentuh dan tidak licin saat digunakan. Bahan yang biasa disebut soft-touchini mirip seperti di Google Nexus 7. Perlu diwaspadai, lapisan bahannya cenderung mudah tergores atau terkelupas. Meski terbuat dari plastik, tablet ini sama sekali tidak terasa seperti barang murahan. Sebaliknya, VivoTab Smart dirancang dengan sangat baik dan presisi. Di antara garis pertemuan bodi belakang dan layar di bagian depan sama sekali tidak terlihat celah.

asus vivotab

Bobotnya juga terasa pas di tangan sehingga tetap nyaman dan tidak panas saat dipakai dalam jangka waktu yang lama. Konsep dan desain tablet yang baik kembali terlihat dari peletakan tombol-tombol fungsi dan port pendukung yang pas. Dilihat dari penempatan tombol-tombol, rasanya Asus memang merujuk pada penggunaan secara lanskap memanjang (horizontal). Terbukti dengan diletakkannya tombol daya (power) di bagian kiri atas, di mana tombol daya dapat dijangkau dengan mudah oleh jari telunjuk kiri. Tak hanya penempatan tombol daya saja yang dirasa cukup pas, tombol pengatur volume (volume rocker) juga diletakkan sempurna di sisi kanan tablet bersamaan dengan lubang jack audio 3,5 milimeter. Pada sisi kiri tablet terdapat sebuah port microHDMI, selot pembaca kartu microSD, selot kartu SIM, dan port pengisi daya. Peletakan selot dan port pada sisi kiri tablet juga sangat tepat mengingat sisi kiri merupakan bagian yang jarang tersentuh oleh pengguna kecuali saat mengakses port daya dan microHDMI.

Performa 

Asus mengandalkan prosesor dual-core Intel Atom Z2760 1,8GHz serta RAM DDR2 800MHz 2GB. Di atas kertas, perpaduan antara prosesor dan RAM yang dimiliki Asus VivoTab Smart ini cukup bisa diandalkan untuk mengoperasikan tablet Android dengan layar 10 inci tanpa masalah. Namun lain halnya dengan sistem operasi Windows 8 yang digunakan oleh Asus VivoTab Smart. Sistem operasi besutan Microsoft ini memang lebih berat dan lebih menuntut kekuatan komputasi yang lebih bertenaga dibandingkan Android.

Saat mengujinya, terkadang ada lagi yang terjadi saat membuka-tutup aplikasi. Pergerakan animasi pada Windows 8 saat perpindahan antar aplikasi terkadang tidak lancar, malah beberapa kali sempat mengalami (freeze) meski tidak lama dan tak selalu terjadi. Lag dan stutter yang dirasakan ini cukup umum dijumpai di komputer berbasis Intel Atom yang menjalankan Windows 8. Jadi Anda harus jeli memilih aplikasi yang ingin dijalankan. Tentunya aplikasi berat seperti penyunting foto atau video misalnya, sebaiknya dihindari. Untuk game, tablet ini lebih cocok dipakai untuk main game ringan seperti Royal Revolt atau Jetpack Joyride ketimbang yang berat semacam Call of uty 3 atau Unreal Tournament.

Multimedia dan Baterai

Untungnya kendala yang ditemui saat menjalankan aplikasi atau multitasking tidak ditemukan di sektor multimedia. Layar 10 incinya juga cukup nyaman saat dipakai untuk memutar konten multimedia seperti video streaming atau film berkualitas High Definition. Namun Anda dianjurkan untuk mengenakan headphone saat memutar musik atau film. Meskipun suara yang diperdengarkan dari speaker yang ada di belakang ini cukup jelas dan jernih, suaranya termasuk agak pelan.

Soal baterai, tablet ini cukup bisa diandalkan jika Anda hanya menggunakannya untuk menyelesaikan pekerjaan kantor dengan Microsoft Office sambil sesekali berselancar di dunia maya dan streaming video YouTube. Baterai VivoTab Smart dapat bertahan sekitar 6 sampai 6,5 jam untuk penggunaan dengan beban yang tidak terlalu berat. Tapi begitu Anda menggunakan tablet ini untuk konsumsi film dan streaming video terus menerus, baterainya hanya mampu bertahan selama 3,5 jam.

Kesimpulan

Walaupun komputer dengan sistem operasi Windows 8 mendominasi pasar, lain halnya dengan tablet Windows 8. Di tengah himpitan tablet Android yang jumlahnya lebih banyak, tablet Windows 8 sebenarnya memiliki keunggulannya tersendiri, yaitu kemampuan untuk digunakan sebagai perangkat kerja. Tablet berbasis Windows 8 merupakan underdog yang sering diremehkan. Walaupun dari sisi ekosistem, aplikasi yang dirancang khusus untuk Windows 8 terus bertambah, namun tablet Windows 8 masih harus berjuang keras untuk menembus dominasi tablet Android dan iPad.

Sebagai sebuah tablet, Asus VivoTab Smart hadir dengan desain yang ringkas dan kemudahan penggunaan. Namun performa yang terbatas serta harga yang cukup premium akan membatasi peminatnya. Bagi Anda yang membutuhkan tablet Windows 8 dengan desain menarik dan kualitas suara yang baik, tapi tidak membutuhkan performa yang amat kencang, Asus VivoTab Smart layak dilirik. Secara keseluruhan, tablet dengan harga Rp. 8,9 juta ini layak dilirik oleh Anda yang menginginkan tablet bercitarasa Windows 8 berdesain keren, tanpa terlalu memprioritaskan performa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *