Review Acer A1-811

Tablet berbasis OS Android terus bermunculan dari berbagai merek. Salah satunya adalah Acer A1-811 yang sebenarnya sudah diluncurkan sejak tahun lalu. Berikut ini adalah ulasan review acer A1-811.

Konsep & Desain

Acer A1-811

Melihat tampilan fisik yang sederhana, sangat terlihat bahwa tablet besutan Acer ini memang tidak ditujukan untuk pengguna Android kelas atas, tapi lebih kepada kelas menengah kebawah. Dengan bodi yang seluruhnya terbuat dari plastik, tablet ini tidak memberikan kesan mewah saat digunakan. Untungnya Acer dengan cermat meletakkan tombol-tombol kendali pada tablet ini sehingga penggunaannya terasa lebih mudah. Tombol power pada tablet ini dapat ditemui pada bagian atas. Sisi bagian atas mungkin bukanlah tempat yang paling pas untuk meletakkan tombol daya pada tablet. Tapi, untungnya tablet Acer ini tidaklah terlalu besar sehingga tombol daya tidak susah dijangkau.

Lanjut ke bagian kanan, Anda akan menemui tombol pengatur volume, selot microSD dan mini-SIM, serta sebuah port HDMI. Sayangnya baik selot mini-SIM maupun microSD yang disediakan pada sisi kanan tidak tertutup. Jika tidak berhati-hati, risiko kehilangan kartu SIM atau microSD bisa saja terjadi. Pada bagian bawah Anda akan menemukan selot pengisi daya microUSB dan sebuah jack audio 3.5mm, sedangkan pada sisi kiri tidak terdapat tombol atau selot apapun. Acer A1-811 ini memiliki bobot yang cukup pas di tangan, ditambah lagi dengan bodi yang tidak terlalu besar membuat pengoperasian tablet ini menjadi cukup mudah dan nyaman. Selama proses pengujian, penggunaan tablet dengan satu tangan tidak cepat membuat lelah dan didukung juga dengan pemilihan bahan cat yang tidak mengilat membuat tablet ini tidak mudah slip saat digenggam.

Performa & Fitur

Tablet dengan sistem operasi Android ini dibekali Acer dengan prosesor quad-core produksi MediaTek yang berkecepatan 1,2GHz. Selama proses pengujian yang dilakukan, prosesor ini terbukti mampu menjalankan semua tugas dengan baik. Kinerja prosesor pada tablet ini ditopang oleh penggunaan RAM sebesar 1GB. RAM yang disertakan memang tidaklah besar, namun untuk penggunaan normal sehari-hari RAM 1GB dirasa sudah cukup. Hal ini dibuktikan dengan beberapa pengujian sintetis menggunakan aplikasi benchmark. Pengujian performa menggunakan benchmark memang tidak ideal untuk menggambarkan performa sesungguhnya dari tablet ini. Namun, setidaknya pengujian menggunakan aplikasi tersebut dapat memberikan gambaran perbandingan dengan produk serupa lainnya.

Pengujian dilakukan dengan menggunakan aplikasi Antutu x, Quadrant dan juga 3DMark Ice Storm. Hasil pengujian dengan aplikasi Antutu x berhasil membukukan nilai sebesar 13.054, nilai yang didapat menempatkan Acer A1-811 ini tepat dibawah HTC One X. Anehnya saat pengujian dilakukan dengan aplikasi Quadrant standar, hasil yang didapatkan justru melebihi HTC One X dengan nilai 4.750. Uji performa dengan benchmark sintetis terakhir adalah dengan menggunakan aplikasi 3DMark, di mana aplikasi ini ditujukan untuk mengukur tingkat kemampuan prosesor pengolah grafis sebuah gadget. Pada pengujian 3DMark, tablet acer ini memperoleh nilai 2.539 pada Ice Storm Unlimited dan 1559 pada Ice Storm Extreme.

Tak hanya spesifikasi yang cukup memikat, Acer juga menyertakan aplikasi-aplikasi yang bisa dibilang cukup lengkap. Aplikasi seperti 7Digital dan Zinio disediakan untuk menikmati streaming music dan majalah, dan untuk memantau berita-berita terbaru telah disediakan Google Currents. Tapi, dari seluruh fitur dan aplikasi yang diberikan Acer pada tablet ini yang paling menarik adalah fitur Wakeup Touch. Wakeup Touch adalah fitur yang membuat tablet ini dapat diaktifkan tanpa menekan tombol power yang ada di bagian atas tablet. Dengan menggunakan aplikasi ini Anda cukup menyentuh layar Iconia A1 ini dengan ujung 5 jari Anda dan membuat gerakan seolah menarik layar. Setelah itu, tablet akan langsung aktif. Selama pengujian, fitur ini sangat membantu karena tak perlu lagi mencari tombol on/off di atas untuk mengaktifkan tablet saat diletakan di atas meja.

Game & Multimedia

Berbicara soal gadget Android rasanya tak lengkap tanpa membahas kemampuannya memainkan game-game yang akan menguji prosesor, RAM, dan pengolah grafisnya, tak terkecuali untuk produk Acer yang satu ini. Pengujian kemampuan bermain game diserahkan pada game Dead Trigger, Pocket Legends dan juga FIFA 14. Saat memainkan Dead Trigger, sama sekali tidak terasa adanya kendala seperti grafis yang patah-patah atau gerakan lambat. Pengalaman berpetualang di hutan mistis Pocket Legend juga berjalan mulus, hanya saja suara yang dihasilkan oleh speaker belakang agak lemah sehingga suara tidak terdengar mengasyikkan.

Permainan terakhir yang diuji adalah Fifa 14. Selama permainan tidak terasa grafis yang tersendat atau lag, hanya saja beberapa kali sempat tersendat yang tidak berlangsung lama dan hanya terjadi sekitar 3 kali sepanjang pengujian. Lagi-lagi penyebab tidak dapat dinikmatinya game ini dengan maksimal adalah keluaran suara speaker yang lemah. Secara keseluruhan sensasi bermain game pada perangkat Android dari Acer ini sangat menyenangkan dan mulus. Sebaliknya, jika tablet ini akan Anda gunakan sebagai perangkat untuk menikmati konten multimedia seperti film atau musik kami sarankan menggunakan headset atau headphone karena posisi speaker yang terletak di belakang akan dengan mudah tertutup oleh tangan Anda dan volume yang dihasilkan juga tidaklah begitu keras.

Kamera

Tak banyak yang bisa dibanggakan pada hasil foto tablet ini. Biarpun dilengkapi kamera beresolusi 5 megapixel, Acer tidak memberikan fitur autofokus dan lampu kilat. Hasil foto di luar ruangan terlihat cukup bagus, tapi tidak istimewa. Warna yang ditangkap oleh lensa kamera ini terlihat pucat dengan warna-warna terang seperti merah dan kuning terlihat terlalu berlebihan. Absennya fitur autofokus pada tablet ini menjadikan hasil foto meski terlihat terang tapi tidaklah tajam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *